Johan "Joop" Robert Carp (January 30, 1897 in Tjomal, Dutch East Indies – March 25, 1962 in Johannesburg, South Africa) was a Dutch sailor who competed in the 1920 Summer Olympics, in the 1924 Summer Olympics, and in the 1936 Summer Olympics.
In 1920 he was a crew member of the Dutch boat Oranje, which won the gold medal in the 6½ metre class (1919 rating). He won this competition together with his younger brother Bernard Carp and Petrus Wernink.
Four years later he was a crew member of the Dutch boat Willem Six which won the bronze medal in the 6 metre class.
In 1936 he returned to the Olympics as a member of the Dutch boat and finished eighth in the 6 metre class.
- Back to Home »
- Comal »
- Sejarah Comal
Posted by : Unknown
Kamis, 30 Januari 2014
SIAPA JHON YANG KELAHIRAN COMAL?
Kamis, 30 JANUARY 2014
Kamis, 30 JANUARY 2014
TOKOH LEGENDA COMAL
WILLEM
OTTO MACHENZIE, atau orang-orang tua menyebut MEKENGSI....tokoh
legendaris Comal berdarah Skotlandia, Perancis dan Jawa lahir pada 24
Oktober 1876 dan wafat 25 Oktober 1970. Beliau sangat berperan dalam
banyak peristiwa penting Comal pada khususnya dan Pemalang pada umumnya.
Misalnya pada pembangunan pabrik Gula...
Comal Lama ( Spiritus ) dan Comal Baru, Perkebunan Karet Kalilanang
Payung Bodeh, Perkebunan Kelapa Sirawung / Sigeseng, Peristiwa Tiga
Daerah dll.
Beliau walaupun menurut Prof Soetomo Siswokartono bergama Budha tapi
menurut Bp H Tolchah ( menantu ) minta dimakamkan secara Islam dan
sekarang makamnya ada di Pemakaman Keluarga Gebyog. Banyak orang percaya
bahwa saat hidupnya beliau memiliki kemampuan lebih, bahkan ada yang
menganggap aulia ( orang suci ). Misalnya dapat berkomunikasi dengan
hewan, beliau mampu memanggil burung bangau untuk turun ke rumah.
Sehingga tak heran bila banyak burung beterbangan di lingkungan rumah
beliau.
Aku bukan ilmuwan apalagi profesor, aku hanya wong biasa.... . Tapi ada
dorongan besar untuk mengungkap dan mendokumentasikan perjalanan hidup
beliau yang satu ini. Tidak tahu kenapa.
Tolong aku dibantu. Aku mengharap partisipasi sampeyan semua.... matur nuwun....
LEGENDA COMAL DAN PERKEBUNAN KELAPA
COMAL
HISTORY. Gambar William Otto Mackengzie dan istri ( Nyonya Tarsih ).
Beliau memiliki 4 anak angkat, Tjoesirah ( Alm ), Mustofa ( Alm ),
Solemah dan Mariatie. Mekcengsi ini pada tahun 1917 membuka hutan
Sigeseng / Siremeng ( Pesantren, Kendaldoyong, Klareyan dll ) dijadikan
perkebunan Kelapa. Kita tahu bahwa hutan Sigeseng penuh dengan misteri,
kapal di laut Jawa sering 'berlabuh' di Sigeseng pada malam hari karena
mengira pelabuhan yang ramai, terakhir terjadi tahun 1980-an.
Orang-orang percaya bahwa Sigeseng adalah istana sebuah kerajaan,
beberapa orang penguasa Pemalang saat ajal menuju ke hutan ini.
Mekcengsi pada saat hidup sering melihat kereta kencana lewat depan
rumahnya yang terletak di tengah perkebunan itu. Di Sigeseng juga ada
makam ( petilasan ) Syech Sitidjenar dan bahkan Baurekso...entahlah.
Perkebunan Kelapa ini sekarang masih ada dan terakhir tanah tersebut menjadi persoalan, baca di http://www.radartegal.com/index.php/Warga-Kendalre jo-Audensi-ke-Dewan.html
Dulunya hutan Sigeseng terbelah oleh kali Comal yang membujur ke Barat lewat Kendaldoyong ( Kendalrejo ? ) dan Klareyan, dan bermuara di desa Asemdoyong. Jadi Sungai Comal yang lurus ke utara itu sebetulnya hasil kerja paksa para napi di jaman Belanda dikarenakan sering terjadinya banjir.
Mohon barangkali poro sedulur punya koreksi data atau tambahan info yang ada sangkut pautnya dengan ini semua. Kulo ngaturaken matur nuwun sanget, Wassalam
Diposkan oleh Bramantya Dwi Panca
Perkebunan Kelapa ini sekarang masih ada dan terakhir tanah tersebut menjadi persoalan, baca di http://www.radartegal.com/index.php/Warga-Kendalre
Dulunya hutan Sigeseng terbelah oleh kali Comal yang membujur ke Barat lewat Kendaldoyong ( Kendalrejo ? ) dan Klareyan, dan bermuara di desa Asemdoyong. Jadi Sungai Comal yang lurus ke utara itu sebetulnya hasil kerja paksa para napi di jaman Belanda dikarenakan sering terjadinya banjir.
Mohon barangkali poro sedulur punya koreksi data atau tambahan info yang ada sangkut pautnya dengan ini semua. Kulo ngaturaken matur nuwun sanget, Wassalam













Berarti dia atasan mbahku yusuf yang seorang mandor karet di Kali Lanang dan dari Desa Cangak Bodeh, sebab di rumahku dulu ada pakaian seperti mantel tebal ukurannya raksasa dan langsung sambung ada sepatunya
BalasHapusMas aku arep takon soal perkebunan iku, iki nomer WAku. Kesuwun.
Hapussedikit komen saja mbahku dulu waktu kecil sering main dirumah mbah kengsi dan mbahku sampai sekarang masih hidup.
BalasHapuswah menarik, untuk mengorek sejarah makenzie, yang sebagian ulama memang beliau sebagai ulama yang menyembunyikan diri sebagai orang biasa yang tidak mau dikenal. sehingga orang sekitar menganggap sebagai non muslim. luar biasa
HapusMonggo yg serius mengulas sejarah comal lebih dalam bisa berbagi info lgsg ke angkringan minimarkas yg bertempat di sebrang SMP ISLAM COMAL krna ini sejarah yg perlu kita gali info.y . Kalu bukan kita siapa lg hehe
HapusIki wong Comal kah? Saya cicit dari mbah Mackenzie
HapusIni tulisan-tulisan saya kok ada di sini ya? Saya nggak apa-apa mas, malah seneng berarti yang pingin menggali masa lalu daerah kita bukan hanya saya. Kalau bisa malah ada yang serius melakukan penggalian itu. Kalau saya kan sambil lalu. Tapi sebebenarnya tulisan-tulisan di blog saya itu baru rancangan, masih perlu banyak pengembangan. Ma'af dan terima kasih.
BalasHapusItu bukan nyonya tarsih. Tapi darsih.. Saya masih keturunan nya..
BalasHapusSampeyan tinggal dimana? Keturunan dari bapak & ibu siapa?
HapusSebagai orang pemalang q bngga di pmlng bnyak sejarah dan bnyak wali seperti mbah nor mbah bolang dan mbah taman jg mbah kiai surip
BalasHapusSebagai orang pemalang q bngga di pmlng bnyak sejarah dan bnyak wali seperti mbah nor mbah bolang dan mbah taman jg mbah kiai surip
BalasHapusMaaf koreksi Beliau Mbah machenzie itu memiliki 1 anak angkat yaitu Mbah Ibrohim baru Mbah Ibrohim memiliki 4 anak kandung yaitu yg disebutkan diatas...saya saya tau krn saya slh satu ank dr ibu mariatie.... terima kasih 😁
BalasHapusBerarti mbah machenzie tidak memiliki anak kandung kah?
Hapusalamatnya mana
HapusNing kene kyeh...... 😁
HapusIki sopo yoo? Kenal aq po ora? 😁
Hapus